Breaking News

Tuesday, February 5, 2019

Atap GOR Yang Bocor dan Lapangan Basah, Pertandingan Stapac Melawan Pelita Jaya Dihentikan


Infoskynews - Laga ke-3 pada hari paling akhir seri VI Indonesia Basketball League 2018-2019 pada Pelita Jaya dengan Stapac Jakarta di stop. Lantai GOR Pacific Surabaya basah.

Laga pada Pelita menantang Stapac itu bergulir Minggu (3/2/2019). Waktu kuarter pertama dengan tersisa 54,24 detik serta Pelita Jaya pimpin 18-13, pertandingan di stop. 

Waktu itu, hujan lebat. Atap GOR bocor serta air hujan juga membasahi beberapa titik lapangan. Pertandingan itu ditetapkan dipending dengan pertimbangan siaran secara langsung laga ke empat. 

"Atap lapangan bocor, laga ini sangat terpaksa dipending, karena pada sesuai dengan program pada jam 18.00 kami mesti menyiarkan dengan cara langsung laga Pacific Caesar menantang Hangtuah di TV One," kata Direktur IBL, Hasan Gozali, dalam launching pada detikSport. 

"Minta maaf satu kali lagi, kami mesti tunda sebab ada kebocoran di venue. Kami dari pihak liga sangat terpaksa tunda laga," kata Hasan. 


"Kelak, pertandingan diteruskan pada seri selanjutnya (Malang) atau Yogyakarta. Kami akan up-date jadwalnya. Pertandingan akan digerakkan dengan piranti, wasit, score yang sama 

Selain itu, tuan-rumah Pacific, menyebutkan sudah menghadapi hujan lebat. Tetapi rupanya kebocoran atap masih berlangsung. 

"Saya, menjadi pengelola gedung, meminta maaf ke fans IBL, sebab tertundanya laga ini. Hanya yang pasti, jika, baik dari pihak IBL ataupun pengelola gedung, sebelum seri Surabaya digelindingkan telah lakukan pengawasan serta atap telah diperbaiki," kata pengelola GOR Pacific, Irsan Pribadi Susanto. 

"Bahkan juga, saat IBL series bergulir, sehari-hari kami cek serta cek lagi. Kami mempunyai staf sisi persiapan, Akan tetapi karena hujan yang deras serta berangin itu menyebabkan kebocoran yang tidak terdeteksi awal mulanya," ia menuturkan. 

Keadaan beberapa GOR jadi sorotan dalam IBL musim ini. Awal mulanya, IBL di seri Solo dimaksud sangat licin hingga pemain jatuh-jatuh.
Designed By