Infoskynews - Pembalap rookie Francesco 'Pecco' Bagnaia siap berkompetisi dengan tutornya, Valentino Rossi di MotoGP 2019. Akan tetapi, menaklukkan Rossi bukan prioritas Bagnaia.
Sebelum naik kelas ke MotoGP, pembalap Pramac itu habiskan dua musim bersama dengan Sky Racing Tim VR46 di Moto2. Bagnaia dijagokan jadi sensasi pada musim ini menyusul kesuksesan tampil menjadi juara dunia Moto2 tahun kemarin.
Bagnaia menunjukkan perform menjanjikan di empat tes pramusim, terpenting di Sepang dimana ia dapat jadi pembalap paling cepat ke-2 di semua session gabungan.
MotoGP 2019 akan dibuka di Losail, Qatar pada 10 Maret atau satu pekan kembali. Bagnaia mengakui jika dianya akan menanti peluang untuk menaklukkan Rossi.
"Pertama kali, saya akan mesti berupaya serta dekat-dekat dengan ia lalu menaklukkan ia. Saya akan lihat kapan saatnya. Untuk saat ini sich, saya tidak mau memikirkannya," kata pembalap berumur 22 tahun itu pada Radio24, yang diambil Tuttomotoriweb.
Bagnaia pun mengulas 'dream team' Repsol Honda pada Jorge Lorenzo serta juara bertahan Marc Marquez. Menurutnya, duet Lorenzo-Marquez dapat menguntungkan tetapi juga bisa demikian sebaliknya.
"Menurutku, tempatkan dua pembalap kuat di satu team yang sama dapat jadi pedang bermata dua. Saat Valentino serta Lorenzo bekerja bersama di Yamaha, mereka bagus. Kita lihat saja bagaimana Lorenzo serta Marquez nanti, sebab Marc kan berlainan dari Vale," Bagnaia memberikan.
